Selamat Datang Di Situs Jasa Adsense Resmi Indonesia
Home » » Curang, KPU Bogor Hentikan Pemungutan Suara

Curang, KPU Bogor Hentikan Pemungutan Suara

Curang, KPU Bogor Hentikan Pemungutan Suara   

Bogor - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor menghentikan pelaksanaan pemilihan di 22 tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Rabu, 9 April 2014. Penghentian pencoblosan dilakukan setelah ada indikasi kecurangan secara massal, yaitu banyak surat suara yang sudah bolong karena dicoblos terlebih dahulu.
"Proses pemungutan suara terpaksa dihentikan karena kami menemukan dan mendapatkan laporan indikasi kecurangan," kata Ketua KPU Kabupaten Bogor Haryanto Surbakti kepada Tempo. "Dari 22 TPS, ada sebelas TPS yang surat suaranya sudah bolong duluan."
Menurut Haryanto, Panitia Pengawas Pemilu mendapatkan laporan dari calon pemilih di sebelas TPS di Desa Benteng. Saat di bilik, calon pemilih mendapatkan surat suara yang sudah dalam keadaan bolong pada kolom calon legislator dan partai.
Surat suara DPR RI sudah tercoblos pada kolom calon legislator nomor urut 7, Ashari, dari Partai Demokrat. Sedangkan surat suara untuk Propinsi Jawa Barat tercoblos di kolom caleg nomor urut 4, Audi, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Adapun surat suara DPRD Kabupaten Bogor bolong pada kolom caleg nomor urut 4, Lukmanul Hakim, dari Partai Demokrat.
Menurut Haryanto, bukti-bukti itu ditemukan di sebelas TPS. Sedangkan di sebelas lainnya masih diinventaris. "Namun pemungutan suara dihentikan di satu desa atas permintaan masyarakat dan rekomendasi Panwaslu," ujarnya.
Ketua Panwaslu Kabupaten Bogor Yana Nurheryana memastikan kecurangan itu masuk dalam kategori pelanggaran pemilu berat dan para pelakunya terancam sanksi pidana. Namun Panwaslu belum bisa menyebutkan nama pelaku utama karena masih mengumpulkan bukti dan keterangan.
Bagikan Untuk Kebaikan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Comments
0 Comments

0 komentar... read them below or add one

Spoiler Untuk lihat komentar yang masuk:

Post a Comment