Nil menilai dengan materi pemain di timnas U-23 tidak seharusnya menelan kekalahan telak.
Mantan pelatih tim nasional Indonesia Nil Maizar mengaku bingung timnas
U-23 menelan kekalahan telak 4-1 dari Thailand dalam laga kedua Grup B
SEA Games 2013 di Yangon, Myanmar.
Dalam perbincangan dengan
Goal Indonesia , Kamis (12/12) malam, Nil mengaku tak tahu pasti mengapa
penampilan Andik Vermansyah dkk menjadi demikian melempem. Bahkan boleh
dibilang lebih buruk dibanding saat pertandingan pertama melawan
Kamboja.
“Saya tak tahu apa yang terjadi dengan tim ini. Tapi
dengan materi pemain yang ada sekarang, seharusnya kita tak perlu kalah
seperti itu dari Thailand," ujar mantan pelatih Semen Padang itu.
Menyoal gol cepat Thailand, yang kemungkinan meruntuhkan mental pemain
Indonesia, Nil juga tak sependapat. Sebab, untuk sebuah tim level tim
nasional, gol dini tak bisa dijadikan alasan membuat permainan jadi
down.
“Saya lebih melihat pemain yang tidak fokus, dan kurang
semangat juang, serta organisasi permainan yang tidak berjalan baik
lebih berperan terhadap hasil ini," ujarnya.
Nil juga
menambahkan, organisasi permainan, dan koordinasi antar lini Indonesia
memang tak sebagus Thailand yang bermain rapi, sabar, dan tak buru-buru
melakukan eksekusi ke gawang. Selain itu, permainan individu yang masih
kerap diperlihatkan tim Indonesia masih kerap terjadi.
"Itu
tak lepas dari keunggulan lini tengah Thailand yang sangat kreatif.
Mereka juga punya lini depan yang sangat mematikan, disamping
pemanfaatan bola mati yang bagus pula," tambah pria berusia 43 tahun
itu.
Namun begitu, Nil tetap berharap di laga tersisa pelatih
Rahmad Darmawan mampu membangkitkan semangat juang timnya, dan bisa
bermain lebih baik dan memenangkan semua sisa pertandingan.
“Bagaimana pun, peluang lolos ke semi-final masih terbuka, walaupun cukup berat,” tutupnya.
Bagikan Untuk Kebaikan


